🚨
Vaksin Influenza Kini Trivalent, Apakah Berarti Turun Kualitas?
Nirwanapedia

Vaksin Influenza Kini Trivalent, Apakah Berarti Turun Kualitas?

Tim RSU Nirwana
04 Sep 2026
Tim RSU Nirwana04 Sep 2026Nirwanapedia

Mungkin Anda pernah mendengar bahwa vaksin influenza yang sebelumnya dikenal sebagai quadrivalent kini banyak beralih menjadi trivalent. Sekilas, perubahan dari empat komponen menjadi tiga bisa menimbulkan pertanyaan: apakah perlindungannya ikut berkurang?

Jawabannya: tidak. Vaksin influenza trivalent bukanlah versi “downgrade” dari vaksin quadrivalent.

Perubahan tersebut merupakan bagian dari penyesuaian komposisi vaksin berdasarkan perkembangan virus influenza dan hasil pemantauan melalui surveilans influenza global.

Apa Perbedaan Vaksin Trivalent dan Quadrivalent?

Secara sederhana, perbedaannya terletak pada jumlah komponen virus influenza yang ditargetkan.

Vaksin influenza quadrivalent secara umum mencakup:

  • Influenza A(H1N1)
  • Influenza A(H3N2)
  • Influenza B/Victoria
  • Influenza B/Yamagata

Sementara vaksin trivalent mencakup:

  • Influenza A(H1N1)
  • Influenza A(H3N2)
  • Influenza B/Victoria

Dengan demikian, komponen yang tidak lagi disertakan dalam vaksin trivalent adalah Influenza B/Yamagata.

Mengapa Komponen B/Yamagata Tidak Lagi Disertakan?

Influenza B/Yamagata tidak lagi terdeteksi dalam sirkulasi manusia sejak Maret 2020. WHO menilai bahwa terus dimasukkannya antigen B/Yamagata dalam vaksin influenza sudah tidak lagi diperlukan.

Sejak September 2023, komite penasihat WHO mengenai komposisi vaksin influenza telah merekomendasikan agar komponen B/Yamagata dikeluarkan dari vaksin influenza musiman. WHO juga terus melakukan pemantauan untuk memastikan apabila terdapat perubahan dalam situasi epidemiologi influenza.

Artinya, penghilangan satu komponen tersebut bukan dilakukan secara sembarangan, melainkan berdasarkan data surveilans dan evaluasi ilmiah.

Kalau Sudah Tidak Terdeteksi Sejak 2020, Mengapa Quadrivalent Masih Digunakan?

Ini merupakan pertanyaan yang cukup wajar.

Tidak terdeteksinya B/Yamagata sejak 2020 tidak berarti seluruh dunia langsung mengganti vaksin quadrivalent menjadi trivalent pada saat itu juga.

Perubahan formulasi vaksin membutuhkan proses transisi yang melibatkan otoritas kesehatan dan regulator nasional maupun regional, produsen vaksin, serta proses produksi dan perizinan.

WHO sendiri menyatakan bahwa negara atau wilayah perlu menentukan proses transisi menuju vaksin trivalent sesuai kondisi dan regulasi masing-masing. Karena itu, vaksin quadrivalent masih dapat digunakan di sejumlah tempat selama masa transisi.

Sebagai contoh, untuk musim influenza belahan bumi selatan tahun 2025, WHO masih mencantumkan komponen B/Yamagata pada rekomendasi quadrivalent di wilayah yang proses transisinya belum selesai. Namun, pada rekomendasi untuk musim 2026, WHO menyatakan bahwa tidak akan ada lagi pembaruan rekomendasi untuk komponen B/Yamagata.

Jadi, Apakah Vaksin Trivalent Lebih Rendah daripada Quadrivalent?

Tidak.

Jumlah komponen bukan ukuran sederhana untuk menentukan apakah suatu vaksin lebih baik atau lebih buruk.

Komposisi vaksin influenza memang diperbarui secara berkala karena virus influenza terus mengalami perubahan. WHO melakukan konsultasi dan menganalisis data surveilans dari jaringan Global Influenza Surveillance and Response System (GISRS) untuk menentukan virus yang direkomendasikan sebagai komponen vaksin pada setiap musim.

Untuk musim influenza belahan bumi selatan 2026, WHO merekomendasikan vaksin trivalent yang mencakup komponen Influenza A(H1N1), Influenza A(H3N2), dan Influenza B/Victoria.

Jadi, perubahan dari quadrivalent menjadi trivalent lebih tepat dipahami sebagai penyesuaian komposisi vaksin berdasarkan kondisi virus yang dipantau, bukan sebagai pengurangan kualitas vaksin.

Tetap Lindungi Diri dari Influenza

Influenza dapat menyebabkan gejala seperti demam, batuk, nyeri tenggorokan, nyeri otot, sakit kepala, dan kelelahan. Pada sebagian orang, influenza juga dapat menyebabkan komplikasi yang lebih serius.

Vaksinasi influenza merupakan salah satu langkah penting untuk membantu memberikan perlindungan terhadap influenza. Karena komposisi vaksin dapat diperbarui sesuai perkembangan virus, vaksinasi juga dianjurkan dilakukan secara berkala sesuai rekomendasi tenaga kesehatan.

Jadi, tidak perlu khawatir ketika mendengar istilah “vaksin influenza trivalent”.

Trivalent bukan downgrade. Yang berubah adalah komposisinya, agar tetap relevan dengan virus influenza yang dipantau saat ini.

Jika Anda ingin mendapatkan vaksin influenza atau ingin mengetahui vaksin yang sesuai dengan kondisi Anda, konsultasikan terlebih dahulu dengan tenaga kesehatan.

Vaksin Influenza Trivalent di RSU Nirwana Banjarbaru
Mulai dari Rp450.000

Reservasi sekarang juga dan lindungi diri serta orang-orang tersayang dari risiko influenza!

Bagikan artikel ini:

Hubungi Kami