🚨
Digital Eye Strain: Kenali Gejala dan Cara Menjaga Kesehatan Mata di Depan Layar
Nirwanapedia

Digital Eye Strain: Kenali Gejala dan Cara Menjaga Kesehatan Mata di Depan Layar

Tim RSU Nirwana
13 Agt 2026
Tim RSU Nirwana13 Agt 2026Nirwanapedia

Penggunaan komputer, laptop, tablet, dan smartphone sudah menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari. Namun, terlalu lama menatap layar dapat membuat mata mengalami kelelahan atau yang dikenal sebagai Digital Eye Strain (DES), yang juga disebut Computer Vision Syndrome.

Kondisi ini cukup umum terjadi, terutama pada orang yang menghabiskan waktu berjam-jam menggunakan perangkat digital. Mayo Clinic menyebut penggunaan layar selama dua jam atau lebih secara terus-menerus setiap hari dapat meningkatkan risiko eyestrain.

Apa Itu Digital Eye Strain?

Digital Eye Strain merupakan kumpulan keluhan pada mata dan penglihatan akibat penggunaan perangkat digital dalam waktu lama.

Menurut Kaur et al. dalam tinjauan komprehensif mengenai Digital Eye Strain, gejalanya dapat berupa mata kering, gatal, sensasi seperti ada benda asing, mata berair, penglihatan buram, dan sakit kepala. Keluhan juga dapat disertai leher kaku, mudah lelah, serta nyeri punggung.

Mengapa Menatap Layar Bisa Membuat Mata Lelah?

Penggunaan layar membuat mata terus mempertahankan fokus pada jarak dekat. Selain itu, kita cenderung lebih jarang berkedip saat menatap layar sehingga permukaan mata lebih mudah kering.

Beberapa faktor lain yang dapat memperburuk Digital Eye Strain antara lain:

  • Pantulan atau glare pada layar
  • Jarak dan sudut layar yang kurang ideal
  • Kontras teks dan latar belakang yang kurang nyaman
  • Pencahayaan yang tidak tepat
  • Postur dan pengaturan workstation yang kurang baik
  • Hembusan udara dari AC atau kipas yang langsung mengenai mata
  • Gangguan penglihatan yang belum terkoreksi

Bagaimana Cara Mengurangi Digital Eye Strain?

Penggunaan layar mungkin sulit dihindari, tetapi beberapa kebiasaan sederhana dapat membantu menjaga kenyamanan mata.

Terapkan aturan 20–20–20

Setiap 20 menit, alihkan pandangan dari layar dan lihat objek sejauh sekitar 6 meter selama 20 detik. Cara ini memberikan kesempatan bagi mata untuk beristirahat dari fokus jarak dekat.

Jangan lupa berkedip

Berkedip membantu menjaga permukaan mata tetap lembap. Saat bekerja di depan komputer atau menggunakan perangkat digital, cobalah untuk lebih sadar dalam berkedip.

Atur lingkungan kerja

Kurangi pantulan cahaya pada layar, atur posisi layar pada sudut yang nyaman, dan pastikan pencahayaan tidak terlalu terang maupun terlalu redup. Pengaturan workstation yang ergonomis juga dapat membantu mengurangi keluhan pada mata, leher, dan punggung.

Berikan jeda dari layar

Jika memungkinkan, kurangi durasi penggunaan perangkat digital dan berikan jeda secara berkala. Mata juga membutuhkan waktu untuk beristirahat, bukan hanya baterai HP. 👀

Kapan Sebaiknya Memeriksakan Mata?

Digital Eye Strain umumnya tidak menyebabkan kerusakan mata permanen dan keluhannya dapat membaik setelah mata beristirahat atau faktor pemicunya dikurangi.

Namun, jangan menunggu jika muncul gejala baru atau keluhan justru semakin berat meskipun sudah melakukan langkah untuk mengurangi eyestrain. Pemeriksaan oleh tenaga kesehatan mata dapat membantu mengetahui apakah terdapat gangguan penglihatan atau kondisi mata lain yang turut menyebabkan keluhan.

Jaga Mata di Tengah Aktivitas Digital

Screen time mungkin sudah menjadi bagian dari rutinitas kita. Karena itu, menjaga kesehatan mata bukan berarti harus sepenuhnya menghindari layar, tetapi membangun kebiasaan penggunaan layar yang lebih sehat.

Mulai dari menerapkan aturan 20–20–20, lebih sering berkedip, mengurangi glare, mengatur posisi layar, hingga memberikan jeda secara berkala.

Jika mata sering terasa kering, lelah, atau penglihatan buram dan keluhan tidak membaik, jangan abaikan.

Konsultasikan kesehatan mata Anda di RSU Nirwana.

Referensi

  • Kaur K, Gurnani B, Nayak S, et al. Digital Eye Strain: A Comprehensive Review. Ophthalmology and Therapy. 2022;11(5):1655–1680.
  • Mayo Clinic. Eyestrain: Symptoms and Causes.
  • Mayo Clinic. Eyestrain: Diagnosis and Treatment.
  • Cleveland Clinic. Computer Vision Syndrome (Digital Eye Strain).

Bagikan artikel ini:

Hubungi Kami